Serui, Taburanews.my.id – Kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Yapen yang baru, Mico Wiranto Wave Sitohang, SH., MH., menjadi perhatian publik saat tiba di Bandara Stefanus Rumbewas, Kamanap, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Sabtu (6/6/2026).
Momen penyambutan berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya adat Saireri. Setibanya di bandara, Mico Wiranto Wave Sitohang disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan adat, Bupati Benyamin Arisoy secara simbolis memahkotai Kajari baru tersebut dengan mahkota burung cendrawasih, yang dalam tradisi masyarakat Adat Saireri melambangkan kehormatan, kebijaksanaan, dan harapan akan kepemimpinan yang membawa kemajuan.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan tarian adat khas Saireri yang mengiringi langkah Mico Wiranto menuju area penyambutan. Tidak hanya itu, prosesi adat “injak piring” juga menjadi bagian dari tradisi penerimaan tamu kehormatan yang menandai harapan agar pejabat baru dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga keharmonisan, serta membawa keberkahan bagi daerah.
Kehadiran Mico Wiranto Wave Sitohang sebagai Kajari Kepulauan Yapen yang baru turut memunculkan optimisme masyarakat terhadap penguatan penegakan hukum di daerah tersebut. Publik kini menanti berbagai terobosan dan langkah strategis yang akan dilakukan dalam mendukung pemberantasan korupsi, peningkatan pelayanan hukum, serta penguatan sinergi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah.
Penyambutan yang hangat dan penuh penghormatan ini dinilai menjadi simbol kuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan di Kepulauan Yapen.
Dengan sambutan adat yang begitu istimewa, kedatangan Mico Wiranto Wave Sitohang bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi juga menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen yang diharapkan mampu menghadirkan gebrakan nyata bagi penegakan hukum di Kepulauan Yapen. ***
Penulis: FN
Editor : Jiro Nussy

