Nabire, Taburanews.my.id – Sebuah momen sederhana namun penuh makna terjadi di Akudiomi, Yaru, Nabire Barat, Papua Tengah. Di sela peninjauan pembangunan sarana SPPG Polri, Marsel Asyerem, Korwil BGN Nabire, mendadak menjadi sorotan setelah memborong habis dagangan seorang Mama Papua.
Aksi spontan itu bukan sekadar transaksi jual beli. Bagi Marsel, langkah tersebut adalah wujud kepedulian terhadap denyut ekonomi kecil yang menjadi sandaran hidup banyak keluarga di Papua.
“Hari ini saya belajar lagi arti kebahagiaan yang sederhana. Seorang Mama Papua tersenyum lepas ketika seluruh jualannya habis dibeli. Senyum itu bukan hanya tanda dagangan laku, tetapi tanda bahwa jerih payahnya hari ini tidak pulang sia-sia,” ungkap Marsel, kepada awak media, Rabu (12/2/2026).
Menurutnya, di setiap hasil bumi yang dijajakan, tersimpan harapan besar. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari itu, tetapi juga untuk masa depan anak-anak mereka.
“Di setiap hasil bumi yang ia bawa, ada doa untuk keluarga, ada harapan untuk anak-anaknya. Saya merasa bukan sedang membeli barang, tetapi sedang ikut menjaga nyala hidup seseorang,” katanya.
Momen tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Senyum bahagia Mama Papua yang dagangannya ludes terjual menjadi gambaran nyata bagaimana tindakan kecil dapat berdampak besar.
Marsel menegaskan, pembangunan sarana SPPG Polri di wilayah Akudiomi bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang keberpihakan pada masyarakat lokal. Ia berharap, setiap proses pembangunan mampu memberi manfaat langsung bagi warga sekitar.
“Dari senyum Mama itu, saya tahu — kebaikan kecil bisa menjadi berkat yang sangat besar,” tuturnya.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat Papua, kisah ini menjadi pengingat bahwa empati dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi penting dalam pembangunan.
Aksi sederhana itu kini menjadi perbincangan hangat, sekaligus menyulut harapan bahwa api tungku dapur di rumah-rumah kecil Papua akan terus menyala melalui berkat tanga-tangan yang peduli. (FN).
Viral Tuduhan Polisi Bayar Warga untuk Palang Jalan di Dogiyai, Kapolres AKBP Dennis Arya Putra Bantah: Itu Hoaks dan Tak Ada Buktinya
Narasi pesan suara yang beredar di media sosial menyebut anggota Polri memberikan uang Rp300 ribu kepada pemuda di Kampung Ugapuga untuk aksi pemalangan. Kapolres menegaskan informasi tersebut tidak benar, tidak…
Polres Dogiyai Turun Langsung ke Titik Rawan, Patroli Jalan Kaki Sisir Pasar hingga Terminal demi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Dipimpin Kasat Binmas bersama personel Brimob Polda Papua dan Papua Barat, patroli menyasar pusat keramaian untuk memperkuat rasa aman masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan. Dogiyai, Taburanews.my.id – Polres Dogiyai…