Nabire, Taburanews.my.id — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan dua pelajar di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menjadi sorotan publik setelah keduanya tertangkap saat hendak memodifikasi sepeda motor hasil curian di sebuah bengkel.
Peristiwa ini viral di media sosial lantaran pelaku masih berusia muda dan nekat mengubah tampilan kendaraan agar tidak dikenali pemiliknya.
Tim Resmob Satreskrim Polres Nabire mengamankan dua terduga pelaku pada Sabtu (23/5/2026) di sebuah bengkel di kawasan Kelurahan Nabarua.
Penangkapan bermula dari laporan warga yang curiga melihat dua pemuda membawa sepeda motor tanpa pelat nomor ke bengkel untuk dimodifikasi.

Saat diperiksa petugas, keduanya tidak mampu menunjukkan surat-surat kendaraan.
Polisi kemudian membawa mereka beserta sepeda motor tersebut ke Mapolres Nabire untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan, kedua pelaku akhirnya mengakui bahwa motor Honda Beat berwarna hitam bertuliskan “Beat Volcom” tersebut merupakan hasil curian.
Aksi pencurian diketahui terjadi pada Kamis malam (21/5/2026) di Jalan Pipit, Kelurahan Girimulyo, Nabire.

Kedua pelaku berinisial A.A.P (15) dan N.U (18), yang diketahui masih berstatus pelajar dan merupakan warga Kelurahan Bumiwonorejo.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi pencurian dilakukan saat keduanya melintas dan melihat sepeda motor terparkir di depan kios dengan kunci kontak yang masih tergantung.
Melihat situasi sepi, salah satu pelaku langsung membawa kabur motor tersebut, sementara rekannya menunggu menggunakan kendaraan lain.
Setelah berhasil mencuri, motor disembunyikan di kawasan KPR Nabire sebelum dipindahkan ke rumah salah satu pelaku.
Tak berhenti di situ, dua hari setelah pencurian, motor hasil curian itu dibawa untuk dipasangi stiker di kawasan Karang Tumaritis sebelum akhirnya hendak dimodifikasi di bengkel agar tampil berbeda dan sulit dikenali pemiliknya.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor tanpa TNKB dan beberapa telepon genggam.
Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Nabire untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini memicu perhatian masyarakat karena melibatkan pelajar yang masih berusia muda.
Polisi juga mengimbau warga agar lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan tergantung demi menghindari aksi pencurian. ***
Penulis: MHP
Editor : Tim Redaksi

