Nabire, Taburanews.my.id – Langkah nyata TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah terpencil Papua kembali terlihat melalui berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang menyasar kawasan pesisir serta pulau-pulau terluar. Di tengah keterbatasan akses yang masih dihadapi sebagian masyarakat kepulauan, kehadiran aparat negara dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, ST., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pembinaan masyarakat pesisir dan kepulauan merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang dijalankan Lanal Nabire. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis di Kampung Mambor, Distrik Mora, Kabupaten Nabire, Sabtu (20/6/2026).

Kampung Mambor menjadi salah satu desa binaan yang saat ini mendapat perhatian khusus dari Lanal Nabire. Selain wilayah tersebut, sejumlah kampung pesisir lainnya di kawasan Nabire juga terus dibina melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Mario, fokus pembinaan saat ini lebih diarahkan kepada masyarakat yang tinggal di pulau-pulau karena masih menghadapi tantangan besar dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan ekonomi. Kondisi geografis membuat masyarakat harus mengandalkan transportasi laut untuk menjangkau berbagai fasilitas yang tersedia di pusat-pusat pelayanan.

Karena itu, Lanal Nabire berupaya hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Dalam kegiatan bakti sosial di Kampung Mambor, Lanal Nabire menggandeng IDI Wilayah Papua dan IDI Kabupaten Nabire untuk memberikan pelayanan kesehatan serta pengobatan gratis kepada masyarakat.

Tak hanya itu, sebanyak 70 paket sembako juga disalurkan kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir dan kepulauan yang membutuhkan dukungan sosial. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI AL dan warga.

Di sektor ekonomi, Lanal Nabire juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut meliputi pengembangan kampung nelayan, budidaya rumput laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi, hingga bantuan ternak yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah binaan.

Sementara itu, dalam bidang pendidikan, Lanal Nabire menghadirkan program perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pesisir. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah yang masih memiliki keterbatasan sarana belajar.

Mario menegaskan bahwa peran TNI Angkatan Laut tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan laut dan kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir dan kepulauan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua dan IDI Kabupaten Nabire yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI AL dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas ke berbagai wilayah pesisir lainnya, terutama pulau-pulau yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Selain fokus pada peningkatan kesejahteraan, Lanal Nabire juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir maupun perairan Nabire. Stabilitas keamanan dinilai menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Melalui kombinasi program kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, Lanal Nabire menunjukkan bahwa kehadiran negara di wilayah pesisir Papua tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah laut, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah tantangan geografis yang tidak mudah, upaya tersebut menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga di pulau-pulau terluar Papua. ***

Penulis: Akbar
Editor : Jiro Nussy