Kigamani, Taburanews.my.id – Aksi pemalangan jalan yang sempat melumpuhkan akses transportasi di ruas Moanemani–Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, akhirnya berhasil diurai aparat kepolisian pada Jumat (3/4/2026).

Operasi pembukaan akses ini dilakukan oleh personel gabungan dari Polda Papua Tengah dan Polres Dogiyai, dipimpin langsung oleh Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Papua Tengah, AKBP Dennis A. Putra.

Langkah ini diambil setelah sejumlah titik jalan dilaporkan ditutup oleh oknum tak dikenal, yang berdampak pada terhambatnya aktivitas masyarakat.

Berbeda dari pendekatan represif, aparat mengedepankan metode persuasif dan humanis dalam menangani situasi di lapangan.

Melalui dialog dengan masyarakat setempat, petugas berhasil membuka beberapa titik pemalangan tanpa memicu eskalasi konflik.

“Pendekatan dialogis menjadi prioritas kami agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Hasilnya, arus transportasi yang sebelumnya lumpuh kini mulai kembali normal.

Warga pun dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi barang dan mobilitas antarwilayah.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa upaya serupa akan terus dilakukan hingga seluruh akses jalan di wilayah tersebut benar-benar pulih.

Koordinasi lintas pihak juga terus diperkuat guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah.

Dengan dibukanya kembali jalur strategis Moanemani–Mapia, diharapkan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat segera pulih sepenuhnya. ***