MAMUJU, Taburanews.my.id – Warga Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Wisma Sumber Baru, Jalan Pengayoman, Kabupaten Mamuju, Rabu (17/6/2026).
Korban diketahui bernama Hermanus (64), seorang karyawan Mall Matos. Penemuan mayat tersebut langsung memicu perhatian aparat kepolisian yang bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Personel gabungan piket fungsi Polresta Mamuju yang dipimpin Pamapta Ipda Nabila As Zahra segera melakukan pemeriksaan awal setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kasi Humas Polresta Mamuju, IPTU Herman Basir, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan fisik luar terhadap korban tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan wisma dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur. Karena tidak mendapatkan respons dari korban, saksi kemudian meminta bantuan seorang tukang batu yang sedang bekerja di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, polisi memperoleh informasi bahwa pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia, korban datang bersama seorang perempuan dan menyewa kamar di wisma tersebut.
Perempuan tersebut disebut menjadi orang terakhir yang terlihat bersama korban. Saksi terakhir kali melihatnya meninggalkan area wisma sekitar pukul 13.00 WITA, beberapa jam sebelum korban ditemukan tidak bernyawa.
Fakta tersebut membuat polisi kini fokus melakukan pencarian terhadap perempuan yang bersama korban untuk dimintai keterangan terkait aktivitas terakhir korban sebelum meninggal dunia.
Tim Resmob Polresta Mamuju saat ini masih melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab kematian Hermanus. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kasus tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Kasus ini masih terus berkembang dan menjadi perhatian warga Mamuju karena misteri penyebab kematian korban yang hingga kini belum terungkap. ***
Penulis: HMB
Editor : Jiro Nussy

