Jayapura, Taburanews.my.id — Sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers kembali diperkuat. Kejaksaan Tinggi Papua bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua menegaskan komitmen kolaborasi untuk mendorong keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kualitas pemberitaan hukum di daerah.

Komitmen itu mengemuka dalam kunjungan kerja jajaran Bidang Intelijen Kejati Papua ke Sekretariat PWI Papua di kompleks GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Selasa (14/4/2026).

Asisten Intelijen Kejati Papua, Yedivia Rum, mengatakan kunjungan tersebut merupakan agenda resmi untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan insan pers.

Menurut dia, sinergi antara kejaksaan dan media memiliki peran strategis dalam memastikan penyampaian informasi hukum yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya masyarakat.

“Kami mengapresiasi peran jurnalis yang telah membantu menyebarluaskan informasi terkait kinerja kejaksaan dalam menegakkan supremasi hukum di Papua,” kata Yedivia.

Ia menambahkan, kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir pada 2025 untuk memperkuat kerja sama di bidang komunikasi dan informasi publik.

Senada, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Papua, Rachman Tulus Soeharna, menegaskan pihaknya terbuka dan siap mendukung kerja jurnalistik. Ia menyebut peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi faktual dan relevan kepada masyarakat, sekaligus mendukung upaya penegakan hukum.

Di sisi lain, Ketua PWI Papua, Hans Bisay, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kejati Papua dalam membangun kemitraan dengan pers. Ia berharap sinergi tersebut juga dapat diperluas dalam membantu penyelesaian persoalan hukum yang dihadapi organisasi.

Salah satunya adalah sengketa Gedung Balai Wartawan di kawasan Entrop, Kota Jayapura, yang telah bergulir hingga ke tingkat pengadilan selama lima tahun terakhir.

“Gedung Balai Wartawan merupakan aset pemerintah daerah yang dipinjam pakai PWI. Kami berharap Kejati Papua dapat membantu mencarikan solusi terbaik agar jurnalis memiliki tempat berhimpun yang layak,” ujar Hans Bisay, yang didampingi, Ketua PWI Papua Tengah, Lamberth Palakley bersama Plt. Ketua PWI Yapen Waropen, Jiro F Nussy.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, Kejati Papua dan PWI diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum sekaligus menjaga ekosistem informasi yang sehat di Tanah Papua. ***

Penulis: HB.
Editor : Jiro Nussy.