NABIRE, Taburanews.my.id – Langkah besar pembangunan infrastruktur kembali dimulai di Papua Tengah. Ditandai dengan doa bersama dan peletakan batu pertama, pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire, resmi dimulai pada Rabu (4/6/2026).

Proyek strategis yang mendapat dukungan pemerintah bersama TNI Angkatan Darat ini diharapkan menjadi penghubung penting yang mampu membuka akses antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Momentum ground breaking tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan.

Sejumlah pejabat TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga hadir menyaksikan dimulainya pembangunan jembatan yang digadang-gadang menjadi salah satu penopang mobilitas masyarakat di wilayah Nabire dan sekitarnya.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Resor Militer (Korem) 173/Praja Vira Braja, Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., serta dihadiri Danbrigif 82/Wira Karya Bhakti, Dandim 1705/Nabire, Komandan Yonif TP 804/DBAY, unsur pemerintah sipil, dan masyarakat Kampung Kimi.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Vivin Alivianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di Papua Tengah.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memperlancar konektivitas antarwilayah, memudahkan aktivitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.

“Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik,” ujarnya.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Setelah itu, Komandan Korem 173/PVB melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda resmi dimulainya pembangunan Jembatan Garuda.

Tak hanya menandai dimulainya proyek pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, jajaran TNI turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang hadir.

Pembangunan Jembatan Garuda diyakini akan menjadi salah satu infrastruktur vital yang memperkuat konektivitas di Papua Tengah.

Kehadirannya diharapkan mampu mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Dengan dimulainya proyek ini, harapan baru bagi kemajuan Nabire dan Papua Tengah pun semakin terbuka lebar. ***

Penulis: Fld
Editor : Tim Redaksi