Halal Bihalal Jurnalis Papua 2026 di Jayapura, Dian Kandipi menegaskan media bukan musuh, melainkan mitra strategis pembangunan Papua.

Jayapura, Taburanews.my.id — Kegiatan Halal Bihalal Jurnalis Papua 2026 yang digelar di Cafe & Resto Yasbeer, Holtekamp, Jayapura, Sabtu (11/4/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat peran media dalam pembangunan daerah.
Ketua panitia kegiatan, Dian Kandipi, yang juga menjabat sebagai Kepala LKBN Antara Papua, menegaskan bahwa media bukanlah pihak yang berseberangan dengan stakeholder, melainkan mitra strategis dalam mendorong kemajuan Papua.
Dalam sambutannya, Dian menyampaikan bahwa tema “Kembali ke Fitrah” menjadi pengingat bagi insan pers untuk kembali pada visi dan misi utama jurnalistik.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dian Kandipi.
Menurutnya, peran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan melalui edukasi publik dan kontrol sosial yang konstruktif.
Ia menambahkan, sinergi antara media dan stakeholder sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dalam situasi normal maupun saat terjadi krisis.
“Media bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk membangun melalui kritik yang konstruktif,” tegasnya.

Dalam kegiatan Halal Bihalal Jurnalis Papua 2026 ini, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi wartawan, hingga insan media di Papua.
Sejumlah organisasi pers yang turut hadir atau diwakili antara lain PWI Papua, IJTI Papua, AMSI, JMI, serta berbagai komunitas jurnalis lainnya.
Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan Papua yang lebih baik.
Selain itu, kehadiran berbagai media seperti LKBN Antara, Cenderawasih Pos, Tribun Papua, TVRI Papua, dan RRI Jayapura turut menunjukkan soliditas insan pers di wilayah tersebut.
Di akhir kegiatan, panitia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara dan membuka ruang bagi masukan dari berbagai pihak sebagai bahan evaluasi ke depan.
“Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga dan memperkuat peran jurnalis dalam pembangunan Papua,” kata Dian Kandipi. ***
Penulis: FN.
Editor : Jiro Nussy.

