Nabire, Taburanews.my.id – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, menyampaikan komitmen kuat dalam membangun keamanan dan masa depan Papua Tengah, pada sambutannya di hadapan jajarannya, pemerintah dan Wakil rakyat, di acara pisah sambut Kapolda Papua Tengah, yang berlangsung di Aula Wicaksana Leghawa Polres Nabire, Selasa malam (31/3/2026).
Mengawali pidatonya, ia mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan sehingga dapat berkumpul bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Dalam penyampaiannya, Rontini mengungkap perjalanan kariernya yang dinilai tidak biasa. Ia menyebut dirinya “memotong kompas” dari posisi Irwasda langsung menjadi Kapolda, berbeda dengan jalur umum yang biasanya dilalui.
“Saya tidak pernah bermimpi bisa langsung menggantikan beliau. Tapi saya percaya ini adalah jalan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah atas dukungan besar yang diberikan hingga dirinya dipercaya memimpin Polda Papua Tengah.
Lebih lanjut, Rontini menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program dan warisan kepemimpinan sebelumnya, termasuk membangun fondasi kuat bagi institusi kepolisian di wilayah tersebut. Salah satu target besarnya adalah pembangunan Markas Polda Papua Tengah.
“Tahun depan kita harus wujudkan pembangunan Mako Polda Papua Tengah. Ini menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada keamanan, ia juga menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda Papua. Ia menyinggung pentingnya pendidikan berkualitas seperti yang pernah ia rasakan saat menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
Menurutnya, Papua Tengah juga perlu memiliki sekolah berpola serupa guna mencetak calon pemimpin masa depan.
“Kita tidak bisa menciptakan pemimpin tanpa proses panjang. Anak-anak Papua harus kita siapkan dari sekarang,” katanya.
Dalam konteks keamanan, Rontini menegaskan pendekatan humanis berbasis doa dan ketulusan sebagai kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk konflik di wilayah Kwamki lama yang akan segera ia tangani langsung melalui kunjungan kerja ke Timika.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga pemerintah daerah untuk bersatu dan saling mendukung demi mewujudkan Papua Tengah yang aman dan damai.
“Mari kita bergandeng tangan, saling mendukung untuk Papua Tengah yang aman dan damai,” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Kapolda menyampaikan harapan agar kehadirannya dapat membawa dampak signifikan bagi stabilitas dan kemajuan wilayah, seraya memohon doa restu dari seluruh masyarakat Papua Tengah. ***

