PUNCAK, Taburanews.my.id – Komitmen menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat terus ditunjukkan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Melalui patroli jalan kaki dialogis yang digelar di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, aparat keamanan hadir langsung di tengah warga guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026) sejak pukul 09.20 WIT tersebut menjadi bagian dari langkah preventif yang secara konsisten dilakukan personel Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan menyusuri sejumlah titik di Distrik Sinak, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi serta memperkuat komunikasi antara aparat dan warga.

Kehadiran personel di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyambut baik pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat setempat.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan bagian penting dari strategi menjaga keamanan yang berorientasi pada pendekatan persuasif dan humanis.

“Patroli jalan kaki yang dilakukan personel merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik serta mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ujar Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas di Papua.

“Melalui patroli dialogis yang dilakukan secara humanis, kami ingin memastikan masyarakat merasakan manfaat kehadiran Polri. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dan rasa saling percaya, situasi keamanan yang kondusif dapat terus terjaga,” katanya.

Dari hasil patroli yang dilaksanakan, situasi keamanan di Distrik Sinak terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa adanya gangguan yang menonjol. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat terus terjaga dengan baik dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif.

Patroli dialogis yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menjadi bukti bahwa pendekatan humanis tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, aparat tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik sebagai fondasi utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan berkelanjutan. ***

Penulis: AFZ
Editor : Jiro Nussy