Nabire, Taburanews.my.id – Semangat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 bergema kuat dari Tanah Papua. Prajurit Yonif TP 804/DBAY meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat persatuan bangsa, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan prajurit Yonif TP 804/DBAY dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, serta dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kehadiran prajurit Yonif TP 804/DBAY menjadi simbol nyata bahwa nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Di tengah berbagai tantangan global, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial yang terus berkembang, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.
Dalam amanatnya, Gubernur Papua Tengah mengajak seluruh komponen bangsa menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa.
“Pada hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Gubernur.
Menurutnya, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia yang beragam, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam membangun perdamaian dunia.
Bagi prajurit Yonif TP 804/DBAY, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas, baik melalui pengabdian kepada masyarakat, menjaga stabilitas keamanan wilayah, maupun mendukung program strategis pemerintah di bidang pembangunan dan ketahanan pangan.
Semangat pengabdian itu diwujudkan melalui kesiapsiagaan satuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Papua Tengah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam menciptakan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, menjadi simbol komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Papua Tengah untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila 2026, prajurit Yonif TP 804/DBAY menegaskan kesiapan untuk terus berada di garis depan pengabdian, menjaga keutuhan NKRI, mendukung ketahanan pangan nasional, serta berkontribusi dalam mewujudkan Papua Tengah yang aman, maju, dan sejahtera. ***
Penulis: Fdl
Editor : Tim Redaksi

