Mamuju, Taburanews.my.id — Perselisihan sengketa harta warisan antara dua saudara kandung di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai setelah personel Polsek Tapalang turun tangan melakukan mediasi humanis melalui pendekatan problem solving.
Konflik keluarga yang sempat memanas itu dipicu perebutan harta peninggalan orang tua berupa dua petak ruko dan sejumlah lokasi tanah.
Perselisihan tersebut bahkan nyaris berujung ke jalur hukum karena masing-masing pihak bersikeras mempertahankan haknya.
Melihat situasi yang berpotensi memicu konflik berkepanjangan, personel Polsek Tapalang bergerak cepat melakukan mediasi dengan mengedepankan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Tapalang, Iptu Amiruddin, mengatakan penyelesaian masalah melalui problem solving merupakan bentuk nyata pelayanan Polri dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan sosial secara damai.
“Melalui komunikasi yang persuasif dan musyawarah secara kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dan menerima hasil kesepakatan bersama,” ujarnya.
Dalam proses mediasi tersebut, polisi juga memberikan pemahaman kepada kedua saudara kandung agar lebih mengutamakan hubungan persaudaraan dibanding mempertahankan ego masing-masing terkait pembagian warisan.
Upaya mediasi itu membuahkan hasil. Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan tanpa melanjutkan perkara ke ranah hukum.
Keberhasilan Polsek Tapalang mendamaikan konflik keluarga tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar karena dinilai mampu mencegah perpecahan keluarga sekaligus menjaga stabilitas keamanan lingkungan tetap kondusif.
Polsek Tapalang juga mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan, khususnya yang berkaitan dengan konflik keluarga dan warisan. ***
Viral Tuduhan Polisi Bayar Warga untuk Palang Jalan di Dogiyai, Kapolres AKBP Dennis Arya Putra Bantah: Itu Hoaks dan Tak Ada Buktinya
Narasi pesan suara yang beredar di media sosial menyebut anggota Polri memberikan uang Rp300 ribu kepada pemuda di Kampung Ugapuga untuk aksi pemalangan. Kapolres menegaskan informasi tersebut tidak benar, tidak…
Polres Dogiyai Turun Langsung ke Titik Rawan, Patroli Jalan Kaki Sisir Pasar hingga Terminal demi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Dipimpin Kasat Binmas bersama personel Brimob Polda Papua dan Papua Barat, patroli menyasar pusat keramaian untuk memperkuat rasa aman masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan. Dogiyai, Taburanews.my.id – Polres Dogiyai…