Sugapa, Taburanews.my.id — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi bakar batu di Gereja Antiokhia, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (6/4/2026).
Momen ini menjadi sorotan setelah kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang tak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga berbaur langsung dengan masyarakat.
Sejak pagi hari, personel telah melaksanakan apel persiapan sebelum bergerak ke lokasi kegiatan.
Setibanya di area gereja, mereka langsung menyesuaikan diri dengan suasana adat, menyapa warga, hingga memastikan seluruh rangkaian tradisi berjalan aman dan lancar.
Di tengah prosesi bakar batu, yang merupakan kearifan lokal khas Papua, terlihat interaksi hangat antara aparat dan masyarakat.
Pendekatan humanis yang ditunjukkan personel Satgas Cartenz menciptakan rasa nyaman, sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib hingga sore hari, dengan warga mengikuti setiap tahapan tradisi secara khidmat.
Sementara itu, aparat tetap siaga menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengurangi kedekatan dengan masyarakat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan telah dipersiapkan secara matang dengan pendekatan yang lebih humanis.
“Pengamanan kami siapkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, namun kami juga mendorong personel hadir secara humanis, berbaur, dan membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya.
Senada, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menyebut momen ini sebagai ruang penting memperkuat hubungan sosial.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga merasakan kebersamaan. Tradisi bakar batu adalah budaya yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.
Keterlibatan langsung aparat dalam kegiatan adat ini menjadi langkah strategis membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat, demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. ***
Viral Tuduhan Polisi Bayar Warga untuk Palang Jalan di Dogiyai, Kapolres AKBP Dennis Arya Putra Bantah: Itu Hoaks dan Tak Ada Buktinya
Narasi pesan suara yang beredar di media sosial menyebut anggota Polri memberikan uang Rp300 ribu kepada pemuda di Kampung Ugapuga untuk aksi pemalangan. Kapolres menegaskan informasi tersebut tidak benar, tidak…
Polres Dogiyai Turun Langsung ke Titik Rawan, Patroli Jalan Kaki Sisir Pasar hingga Terminal demi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Dipimpin Kasat Binmas bersama personel Brimob Polda Papua dan Papua Barat, patroli menyasar pusat keramaian untuk memperkuat rasa aman masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan. Dogiyai, Taburanews.my.id – Polres Dogiyai…