Nabire, Taburanews.my.id — Aparat Polsek Nabire Kota bergerak cepat merespons laporan dugaan gantung diri seorang pelajar berusia 18 tahun di Kelurahan Siriwini, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (19/2) dini hari.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 04.45 WIT. Seorang warga berinisial RW mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk melaporkan adiknya, RW (18), ditemukan dalam kondisi tergantung di kediaman mereka.

Hanya berselang lima menit, tepat pukul 04.50 WIT, piket penjagaan yang dipimpin Pawas IPTU F. Hendrik Ainusi bersama empat personel langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 05.00 WIT, petugas mendapati korban telah dievakuasi keluarga ke RSUD Nabire guna mendapatkan penanganan medis.

Tim kemudian menyusul ke rumah sakit dan berkoordinasi dengan dokter jaga. Berdasarkan keterangan medis, korban telah diperiksa dan selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka.

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Nabire Kota melakukan serangkaian langkah kepolisian, mulai dari mendatangi dan mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Nabire, membuat laporan polisi, hingga menerbitkan surat permintaan visum et repertum (VER). Laporan resmi juga telah disampaikan kepada pimpinan untuk proses lebih lanjut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. (FN).