Nabire, Taburanews.my.id — Harapan Sultan untuk kembali melihat sepeda motornya yang hilang sejak empat bulan lalu sempat pupus. Namun, hasil Operasi Keselamatan Noken 2026 yang digelar jajaran Polres Nabire justru membuka titik terang: motor tersebut ternyata terjaring dalam razia dan teridentifikasi sebagai barang hasil curanmor.

Penyerahan kendaraan dilakukan di halaman Satlantas Polres Nabire, Rabu, 18 Februari 2026. KBO Lantas Polres Nabire, Iptu Hendri Antoro, mewakili Kasat Lantas, secara langsung menyerahkan motor itu kepada pemilik sahnya.

Dalam keterangannya, Iptu Hendri Antoro menjelaskan, pengungkapan bermula dari pemeriksaan rutin selama Operasi Keselamatan Noken 2026 yang berlangsung 2–15 Februari 2026. Saat petugas melakukan pengecekan nomor mesin dan nomor rangka, ditemukan ketidaksesuaian yang mengarah pada laporan pencurian kendaraan bermotor.

“Setelah kami lakukan pengecekan dan penelusuran data registrasi kendaraan, diketahui motor tersebut merupakan hasil curanmor. Kami langsung menghubungi pemilik yang tertera dalam data,” ujarnya.

Polisi kemudian memastikan keabsahan kepemilikan setelah Sultan menunjukkan dokumen resmi kendaraan. Proses verifikasi selesai, motor yang sempat raib itu akhirnya resmi kembali ke tangan pemiliknya.

Sultan tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua Tengah, jajaran Polres Nabire, serta Satlantas Polres Nabire yang berhasil menemukan kendaraannya.

“Saya sangat berterima kasih karena motor saya yang hilang empat bulan lalu akhirnya bisa kembali,” katanya.

Kepolisian menegaskan, operasi keselamatan tak hanya menyasar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga berkontribusi dalam pengungkapan tindak pidana, termasuk curanmor.

Di akhir kegiatan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Polisi mengingatkan agar pengendara selalu mengunci stang dan memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman sebelum ditinggalkan.

Operasi boleh berakhir, tapi perburuan kendaraan curian belum selesai. Polisi memastikan, langkah serupa akan terus digencarkan demi menekan angka curanmor di wilayah Nabire dan sekitarnya. (FN).