YAPEN, Taburanews.my.id — Babak baru pergerakan pengusaha Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Kepulauan Yapen resmi dimulai. Dualisme kepengurusan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) yang sempat mencuat di tingkat provinsi kini dinyatakan berakhir. Kepemimpinan definitif berada di bawah komando Musa Haluk, dan struktur organisasi di daerah mulai bergerak cepat melakukan konsolidasi.
Di Kabupaten Kepulauan Yapen, tongkat estafet kepemimpinan sementara dipegang oleh Nikolas Nupapati. Ia resmi ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KAPP Kabupaten Kepulauan Yapen berdasarkan SK BPP KAPP Provinsi Papua Nomor: 002/SK/BPP-KAPP/PAPUA/JPR/XXV/2025 tentang Susunan Pengurus Pelaksana Tugas KAPP Kabupaten Kepulauan Yapen Periode 2025–2030.
Penetapan itu sekaligus menegaskan bahwa kepengurusan KAPP di bawah kepemimpinan Musa Haluk telah sah secara organisasi dan administrasi. Musa Haluk sendiri diketahui telah resmi dilantik pada 16 Desember 2025 oleh Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, berdasarkan naskah pelantikan dan pengesahan, serta telah terdaftar di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua.
Konsolidasi Perdana, Langsung Bahas Konferda
Usai menerima mandat, Nikolas Nupapati langsung menggelar rapat perdana bersama para pengusaha asli Papua di Yapen, Sabtu (14/2/2026). Agenda utama pertemuan itu adalah konsolidasi internal organisasi sekaligus membahas persiapan Konferensi Daerah (Konferda) KAPP Yapen.
Dalam forum tersebut, Thomas Banioni juga ditunjuk sebagai Sekretaris KAPP Yapen untuk bersama-sama mempersiapkan pelaksanaan konferda sebagai forum resmi pembentukan kepengurusan definitif di tingkat kabupaten.
“Kami bergerak cepat. Setelah mandat diberikan, kami langsung konsolidasi. Fokus kami adalah mempersiapkan konferda dan memastikan seluruh pengusaha OAP di Yapen terlibat,” ujar Nikolas kepada awak media.
Tegaskan Legalitas dan Ajak Bersatu
Nikolas menegaskan bahwa kepemimpinan KAPP yang kini berjalan memiliki legalitas yang sah dan tidak perlu lagi diperdebatkan. Ia memastikan roda organisasi periode 2025–2030 berjalan sesuai mandat yang diberikan oleh BPP KAPP Provinsi Papua.
“Kepemimpinan di provinsi sudah jelas, sudah dilantik dan terdaftar di Kesbangpol. Kami di daerah menjalankan mandat itu untuk memperkuat organisasi,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pengusaha asli Papua di Yapen, tanpa terkecuali, untuk bergabung dan tidak lagi terkotak dalam perbedaan kubu.
“Kami tidak ingin ada sekat. Jangan lagi berpikir soal kubu lama. Mari kita bersatu membangun Yapen. Kabupaten Kepulauan Yapen adalah rumah kita bersama,” tegasnya.
Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Nikolas juga menegaskan bahwa KAPP Yapen di bawah kepemimpinannya akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengusaha asli Papua.
Menurut dia, pihaknya akan segera melaporkan secara resmi kepada Bupati Kepulauan Yapen terkait penetapan dirinya sebagai Plt Ketua KAPP Yapen sekaligus menyampaikan agenda persiapan konferda.
“Kami siap mendukung pemerintah daerah dalam membangun Yapen sesuai visi dan misi kepala daerah. Pengusaha OAP harus menjadi tuan di negerinya sendiri,” ujarnya.
Dengan konsolidasi yang mulai solid dan agenda konferda yang tengah dimatangkan, KAPP Yapen kini bersiap memasuki fase baru: memperkuat barisan pengusaha asli Papua dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah. (FN).

