Nabire, Taburanews.my.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire membuat langkah tak biasa. Bukan sekadar menggelar Tarhib Ramadhan, MUI langsung “tancap gas” meluncurkan aplikasi dan website Nabire Muslim—sebuah platform digital yang diklaim akan menjadi pusat informasi dan dakwah Islam di wilayah ini.

Peluncuran digelar di Gedung Islamic Center, Jalan Merdeka, Sabtu (14/2/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, DPRD, hingga tokoh agama dan masyarakat. Atmosfer acara terasa berbeda: Tarhib Ramadhan kali ini tak hanya berbicara tentang persiapan spiritual, tetapi juga transformasi digital umat.
Ketua MUI Kabupaten Nabire, K.H. Rohimin Abdurrahman, S.Pd., memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dakwah tak bisa lagi berjalan secara konvensional semata.
“Digitalisasi adalah kebutuhan. Umat harus punya ruang informasi yang resmi, terpercaya, dan mudah diakses,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Aplikasi dan website “Nabire Muslim” dirancang sebagai pusat informasi keislaman lokal—mulai dari jadwal kajian, program MUI, hingga konten dakwah. Langkah ini disebut sebagai bagian dari program kerja strategis MUI yang telah dibahas dalam rapat pengurus, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sumber informasi Islam yang kredibel di tengah derasnya arus konten digital.
Kehadiran jajaran Polres Nabire turut menjadi perhatian. Kapolres Nabire diwakili Kabag Ren AKP Nurwito, S.E., sebagai bentuk dukungan institusi kepolisian terhadap kegiatan keagamaan sekaligus penguatan sinergi dengan tokoh agama. Aparat tidak hanya memastikan keamanan fisik acara, tetapi juga memberi sinyal dukungan terhadap ekosistem digital yang sehat dan kondusif menjelang Ramadhan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Nabire, perwakilan DPR Provinsi Papua Tengah, anggota DPRD Nabire, unsur TNI dari Lanal Nabire, Denzipur 12/OHH, Brigif 82/WKB, perwakilan Densus 88 wilayah Nabire, Kepala KUA Kabupaten Nabire, Kepala LPP RRI Nabire, Sekretaris MUI Kabupaten Nabire, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Nabire.
Tarhib Ramadhan tahun ini menjadi lebih dari sekadar tradisi menyambut bulan suci. Ia berubah menjadi momentum konsolidasi lintas lembaga sekaligus deklarasi bahwa syiar Islam di Nabire siap beradaptasi dengan era digital.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.10 WIT itu berjalan aman, tertib, dan kondusif—menandai babak baru dakwah digital di Nabire menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. (FN).

