Mamuju, Taburanews.my.id — Polisi tak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga turun langsung mendukung sektor pertanian. Polsek Tommo Polresta Mamuju membantu petani jagung melakukan proses pengeringan hasil panen agar memenuhi standar serapan Bulog.

Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Tommo, Rabu (4/2/2026). Personel Polsek Tommo membantu petani menata dan mengeringkan jagung menggunakan bantuan kipas angin hingga kadar air mencapai 13 persen, sesuai ketentuan Bulog.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jagung petani dapat terserap secara maksimal. Diketahui, Bulog menargetkan serapan jagung petani di wilayah Sulawesi Barat guna mendukung program ketahanan pangan nasional, sehingga kualitas hasil panen menjadi faktor utama dalam proses penyerapan.

Kapolsek Tommo Ipda Iswandi Ahmad mengatakan, keterlibatan Polsek dalam proses pengeringan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan petani sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.

“Kami membantu petani agar kadar air jagung mencapai 13 persen. Dengan begitu, jagung bisa diterima Bulog tanpa kendala dan harganya lebih menguntungkan petani,” ujar Ipda Iswandi Ahmad.

Ia menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap hadir membantu masyarakat dalam sektor produktif, termasuk pertanian.

Para petani jagung di Kecamatan Tommo menyambut baik bantuan tersebut. Salah satu petani, Arman, mengaku proses pengeringan sering menjadi kendala, terutama saat cuaca tidak mendukung.

“Kalau hujan, jagung susah kering. Sementara Bulog minta kadar air 13 persen. Dengan bantuan dari Polsek, kami sangat terbantu supaya jagung bisa cepat dijual,” kata Arman.

Dengan sinergi antara kepolisian dan petani ini, diharapkan target serapan jagung Bulog di Kabupaten Mamuju dapat tercapai, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Barat. (FN).