Lanny Jaya, Taburanews.my.id – Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Gakkum di Distrik Tiom, Pirime, dan Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Minggu (12/7/2026), mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Patroli gabungan yang mengedepankan pendekatan humanis itu tidak hanya menghadirkan rasa aman di tengah aktivitas warga, tetapi juga membuka ruang dialog secara langsung untuk mendengarkan aspirasi serta kondisi keamanan di lingkungan masyarakat.

Sejak pagi, personel menyusuri sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga. Di sela-sela patroli, anggota Satgas menyapa masyarakat, berdialog, sekaligus menyerap berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Suasana yang akrab membuat warga merasa nyaman menyampaikan harapan maupun informasi yang dinilai penting demi terciptanya lingkungan yang kondusif.

Salah seorang warga Distrik Tiom berinisial M mengaku mengapresiasi kehadiran personel Ops Damai Cartenz yang dinilai mampu menghadirkan ketenangan bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah datang ke kampung kami. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih tenang untuk beraktivitas. Kami juga senang karena mereka mau menyapa dan mendengarkan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujarnya.

Bagi masyarakat, pola pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kedekatan dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Melalui interaksi yang terbuka, masyarakat merasa lebih mudah menyampaikan informasi maupun aspirasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.

Kaops Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli yang dilakukan jajarannya bukan hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kehadiran personel Operasi Damai Cartenz harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui patroli dan komunikasi yang humanis, kami ingin menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa Polri selalu hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara aparat dan masyarakat.

“Pendekatan yang humanis merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan. Ketika personel hadir, berdialog, dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat, maka kepercayaan akan tumbuh dan situasi kamtibmas yang kondusif dapat terpelihara secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian patroli gabungan dan kegiatan sambang berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan, ODC-2026 terus upaya hadirkan rasa aman sekaligus perkuat kepercayaan publik sebagai fondasi terciptanya stabilitas keamanan di Papua Pegunungan. ***

Penulis: AFZ
Editor : Jiro Nussy