Nabire, Taburanews.my.id – Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolda Cup Papua Tengah 2026 resmi bergulir. Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, membuka langsung kompetisi e-sports tersebut di Nabire, Rabu (8/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Ajang yang berlangsung selama tiga hari secara daring itu menjadi seleksi untuk menentukan tim terbaik yang akan mewakili Polda Papua Tengah pada Kapolri Cup di Mabes Polri.
Sebanyak enam tim dari Polres Nabire dan Polres Mimika bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus total hadiah Rp30 juta.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa e-sports kini telah berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda, sekaligus cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
“Melalui Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup Papua Tengah 2026 ini, kami ingin memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kemampuan strategi, kerja sama tim, disiplin, konsentrasi, dan sportivitas dalam sebuah kompetisi yang sehat,” kata Jermias.
Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mempererat persaudaraan, membangun karakter, melatih mental bertanding, serta menumbuhkan semangat berprestasi.
Tim juara pertama nantinya akan mendapat kehormatan mewakili Polda Papua Tengah pada ajang Kapolri Cup di tingkat Mabes Polri.
Kapolda juga meminta seluruh panitia dan perangkat pertandingan bekerja secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi keadilan agar kompetisi berlangsung aman, tertib, transparan, dan menghasilkan juara terbaik.
Turnamen MLBB Kapolda Cup Papua Tengah 2026 diikuti tiga tim dari Nabire, yakni Nabire Warriors Nichirin, Wonai E-Sport, dan Sour Freedom, serta tiga tim dari Mimika, yaitu Hijumi, Easy E-Sport, dan Harvest E-Sport. Pertandingan pembuka mempertemukan Easy E-Sport melawan Sour Freedom.
Hadiah yang diperebutkan mencapai Rp30 juta, dengan rincian juara pertama Rp15 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp5 juta. ***
Viral Tuduhan Polisi Bayar Warga untuk Palang Jalan di Dogiyai, Kapolres AKBP Dennis Arya Putra Bantah: Itu Hoaks dan Tak Ada Buktinya
Narasi pesan suara yang beredar di media sosial menyebut anggota Polri memberikan uang Rp300 ribu kepada pemuda di Kampung Ugapuga untuk aksi pemalangan. Kapolres menegaskan informasi tersebut tidak benar, tidak…
Polres Dogiyai Turun Langsung ke Titik Rawan, Patroli Jalan Kaki Sisir Pasar hingga Terminal demi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Dipimpin Kasat Binmas bersama personel Brimob Polda Papua dan Papua Barat, patroli menyasar pusat keramaian untuk memperkuat rasa aman masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan. Dogiyai, Taburanews.my.id – Polres Dogiyai…