Mamuju, Taburanews.my.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Mamuju menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman melalui aksi bakti religi yang dilaksanakan secara serentak di gereja dan masjid, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Pentekosta Tabernakel Petra Mamuju dan Masjid Babul Jannah Pasar Baru Mamuju itu menjadi simbol nyata komitmen Polri dalam merawat toleransi serta mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat.
Dipimpin Kabag SDM Polresta Mamuju Kompol Mukhtar Mahdi, puluhan personel bergotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah, mulai dari halaman, ruang ibadah hingga fasilitas pendukung lainnya. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi mengatakan bakti religi merupakan bagian dari pengabdian Polri untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi antarumat beragama.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat tali silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama. Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang selalu peduli terhadap kebersihan, kenyamanan, serta keharmonisan lingkungan,” ujar Kapolresta.
Ia menambahkan, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan yang membawa manfaat nyata.
“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mamuju dapat terus terjaga,” katanya.
Melalui bakti religi tersebut, Polresta Mamuju kembali menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya identik dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga menjadi penggerak kepedulian sosial yang memperkokoh toleransi, persaudaraan, dan persatuan bangsa. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi potret Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. ***
Penulis: HPM
Editor : Jiro Nussy

