NABIRE, Taburanews.my.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, langkah Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR menjadi sorotan. Di tengah berbagai kegiatan menyambut hari besar Polri, Kapolres memilih hadir langsung di tengah jemaat Gereja GKI Imanuel Kota Lama dengan membawa bantuan sosial sekaligus komitmen besar untuk mendukung pembangunan rumah ibadah.

Kamis (25/6/2026), suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Gereja GKI Imanuel Kota Lama, Jalan Trikora, Kelurahan Morgo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Bersama jajaran pejabat utama Polres Nabire, Kapolres menyerahkan bantuan sosial kepada jemaat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli mendatang.

Namun bukan hanya bantuan sembako yang membuat jemaat terharu. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga menyampaikan dukungan terhadap rencana wisata rohani yang akan dilaksanakan Persekutuan Pemuda GKI Imanuel Kota Lama pada 2 hingga 9 Juli 2026. Polres Nabire menyatakan siap berkoordinasi dan memberikan dukungan agar kegiatan keagamaan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Momen yang paling menyita perhatian terjadi saat Kapolres bersama rombongan meninjau pembangunan gedung baru Gereja GKI Imanuel Kota Lama.

Di lokasi pembangunan, AKBP Samuel D. Tatiratu menyampaikan komitmen nyata Polres Nabire untuk membantu proses pembangunan gereja melalui bantuan material bangunan berupa 300 sak semen yang akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Komitmen tersebut langsung disambut antusias oleh jemaat dan pengurus gereja. Di tengah upaya menyelesaikan pembangunan rumah ibadah yang menjadi harapan banyak warga, bantuan itu dinilai sebagai bentuk kepedulian yang sangat berarti dan memberi dorongan besar bagi kelanjutan pembangunan.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kehidupan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin terus hadir bersama masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan untuk menjaga keamanan dan persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta E. Wospakrik, S.Th., mewakili jemaat Gereja GKI Imanuel Kota Lama, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolres Nabire beserta seluruh jajaran.

Ia menilai bantuan sosial maupun dukungan pembangunan gereja yang diberikan merupakan bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat dan lembaga keagamaan.

Menurutnya, perhatian tersebut tidak hanya membantu pelayanan gereja, tetapi juga menjadi motivasi bagi jemaat untuk terus membangun kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban itu menjadi gambaran kuat tentang wajah humanis Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Dari bantuan sosial hingga dukungan pembangunan rumah ibadah, Polres Nabire menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kepercayaan, kepedulian, dan persaudaraan bersama masyarakat. ***

Penulis: HPN
Editor : Jiro Nussy