Jayapura, Taburanews.my.id – Di tengah upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat atas pendekatan humanis yang dinilai mampu menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian sosial bagi warga.
Dukungan tersebut disampaikan Tokoh Masyarakat Papua, Denny A. Wafumilena, saat bertemu personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 di Warung Tarwasih Jaya Tasangkapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (18/6/2026). Menurutnya, kehadiran Satgas Damai Cartenz tidak hanya terlihat melalui langkah-langkah penegakan hukum yang terarah dan terukur, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Denny menilai upaya Satgas dalam menindak kelompok-kelompok kriminal yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan merupakan langkah penting untuk menciptakan ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Di saat yang sama, pendekatan persuasif yang dilakukan aparat juga dinilai berhasil membangun kedekatan dengan warga.
“Saya mendukung Satgas Damai Cartenz dalam melakukan penegakan hukum yang terarah dan terukur terhadap kelompok-kelompok kriminal yang meresahkan masyarakat di Tanah Papua,” ujar Denny.
Ia juga mengapresiasi berbagai program sosial yang dijalankan Satgas Damai Cartenz, mulai dari pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dukungan terhadap dunia pendidikan, hingga bantuan sosial untuk warga lanjut usia dan panti asuhan. Menurutnya, program-program tersebut memberikan manfaat nyata dan semakin memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
“Saya mengapresiasi Satgas Damai Cartenz yang selain melakukan penegakan hukum juga memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta bantuan kepada masyarakat lansia maupun panti asuhan. Program-program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Apresiasi tersebut menjadi cerminan bahwa pendekatan keamanan yang dibarengi dengan kegiatan kemanusiaan mampu menciptakan kepercayaan publik. Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat dinilai tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang turut membantu menjawab berbagai kebutuhan sosial warga.
Denny turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz yang selama ini berupaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif di berbagai wilayah Papua. Menurutnya, kondisi yang aman menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengembangkan perekonomian keluarga.
“Terima kasih kepada Satgas Damai Cartenz yang telah berupaya menciptakan situasi yang aman di Tanah Papua sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Denny berharap Satgas Operasi Damai Cartenz terus mengedepankan pendekatan persuasif dan kegiatan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meyakini bahwa strategi yang mengutamakan dialog, pelayanan sosial, dan kedekatan dengan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Papua.
“Kami berharap Satgas Damai Cartenz tetap mengedepankan kegiatan persuasif dan kemanusiaan di Tanah Papua. Pendekatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga kedamaian yang berkelanjutan,” tutup Denny.
Dukungan dari tokoh masyarakat tersebut menjadi sinyal positif bahwa pendekatan keamanan yang dibarengi sentuhan humanis semakin mendapat tempat di hati masyarakat Papua. Di balik operasi penegakan hukum yang dijalankan, Satgas Damai Cartenz dinilai berhasil menunjukkan wajah lain aparat keamanan yang hadir untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera. ***
Penulis: AFZ
Editor : Jiro Nussy

