NABIRE, Taburanews.my.id – Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Papua Tengah diwarnai aksi kolosal yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Ribuan peserta turun langsung membersihkan sampah organik dan non-organik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Nabire, Sabtu (6/6/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman pencemaran lingkungan yang semakin menjadi perhatian global.
Kegiatan yang diprakarsai Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah itu dipusatkan di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Papera.
Aksi bersih-bersih berlangsung penuh semangat dengan mengedepankan budaya gotong royong dan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Prajurit Korem 173/PVB, personel Polri, Aparatur Sipil Negara, pelajar, mahasiswa, hingga berbagai elemen masyarakat tampak bahu-membahu mengumpulkan dan memilah sampah yang berserakan di sepanjang jalan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi persoalan lingkungan yang kini menjadi isu strategis nasional maupun dunia.
Aksi ini tidak sekadar membersihkan kawasan perkotaan, tetapi juga menjadi kampanye nyata untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, seluruh peserta diajak mengambil langkah konkret untuk mengurangi pencemaran dan menjaga keberlanjutan ekosistem.
Kehadiran TNI melalui Korem 173/PVB menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat, termasuk upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui kegiatan tersebut, TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial dan lingkungan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya sehari-hari.
Sebab, lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara Korem 173/PVB dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam aksi bersih lingkungan ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antarlembaga mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pun tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga bumi bagi generasi mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme.
Dari Nabire, Papua Tengah mengirim pesan tegas bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar slogan. ***
Penulis: Kapten Duryat
Editor : Jiro Nussy

