NABIRE, Taburanews.my.id – Kehadiran Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Jumat (5/6/2026), mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Kunjungan kerja yang berlangsung di wilayah pesisir Nabire tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menghadirkan program nyata pemberdayaan masyarakat melalui bantuan ternak dan rencana pengembangan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Setibanya di Mapolsek Makimi sekitar pukul 15.20 WIT, Kapolda Papua Tengah bersama rombongan disambut Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly, Wakapolsek IPDA Philipus Wanma, personel Polsek Makimi, serta sejumlah kelompok peternak yang telah menunggu untuk menerima bantuan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Polsek Makimi, Brigjen Pol. Jermias Rontini menyerahkan bantuan bibit anak babi kepada lima kelompok peternak yang berasal dari beberapa kampung di Distrik Makimi.

Masing-masing kelompok menerima tiga ekor anak babi yang terdiri dari dua ekor betina dan satu ekor jantan sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha peternakan rakyat.
Di hadapan masyarakat, Kapolda menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kesejahteraan warga sekaligus upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat kampung.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu berkembang menjadi sumber penghasilan bagi keluarga dan kelompok peternak penerima manfaat.
Selain menyerahkan bantuan ternak, Kapolda juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat komunikasi dengan aparat kepolisian apabila menghadapi berbagai persoalan sosial maupun gangguan kamtibmas.
“Kami adalah bagian dari masyarakat. Keamanan dan kesejahteraan harus dibangun bersama. Karena itu, kami berharap masyarakat terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Tengah juga meminta dukungan masyarakat terhadap program-program yang sedang dijalankan Polda Papua Tengah.
Ia membuka ruang komunikasi secara langsung kepada masyarakat untuk memberikan masukan maupun kritik yang konstruktif demi peningkatan pelayanan kepolisian.
Kehadiran Kapolda mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat adat Makimi, Arnol Manasi. Ia menilai perhatian yang diberikan pimpinan Polda Papua Tengah kepada masyarakat Makimi merupakan sesuatu yang luar biasa dan jarang terjadi pada masa-masa sebelumnya.
Arnol mengungkapkan bahwa Brigjen Pol. Jermias Rontini merupakan salah satu Kapolda yang paling sering mengunjungi wilayah Makimi dan turun langsung menemui masyarakat di kampung-kampung.
Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah masyarakat memberikan rasa perhatian sekaligus semangat baru bagi warga untuk terus membangun daerahnya.
Ia juga berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok penerima sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjadi contoh bagi kelompok peternak lainnya.
Usai menyerahkan bantuan, Kapolda Papua Tengah melanjutkan agenda kunjungan kerja dengan meninjau lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pengembangan peternakan ayam petelur dan ayam potong di Kampung Lagari Jaya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan program ketahanan pangan yang diharapkan mampu menciptakan sentra produksi peternakan masyarakat di wilayah Makimi dan sekitarnya.
Program tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pangan lokal di Kabupaten Nabire.
Sebanyak lima kelompok peternak yang menerima bantuan berasal dari Kampung Makimi, Kampung Biha, Kampung Nifasi, dan Kampung Manunggal Jaya. Total 15 ekor bibit anak babi disalurkan sebagai tahap awal program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas melalui pendekatan kemitraan antara kepolisian dan warga.
Kunjungan kerja berakhir sekitar pukul 16.15 WIT, setelah Kapolda bersama rombongan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan kembali menuju Markas Polda Papua Tengah.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang berharap program serupa dapat terus berlanjut di berbagai wilayah Papua Tengah.
Melalui kunjungan tersebut, Polda Papua Tengah menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra pembangunan yang ikut mendorong kesejahteraan, ketahanan pangan, dan kemandirian ekonomi masyarakat hingga ke tingkat kampung. ***
Penulis: ABR
Editor : Jiro Nussy

