Polisi Siaga 24 Jam, Kemacetan Parah di Jalur Poros Mamuju Akhirnya Terurai
Mamuju, Taburanews.my.id — Kemacetan panjang yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Jalur Trans Sulawesi, tepatnya di kawasan SPBU Kalimamuju, Kabupaten Mamuju, akhirnya berhasil diurai aparat kepolisian. Antrean truk dan bus yang selama ini mengular hingga memakan badan jalan kini dialihkan ke sejumlah SPBU lain.
Langkah tegas itu dilakukan jajaran Polresta Mamuju demi mengembalikan kelancaran arus kendaraan di jalur utama penghubung antardaerah di Sulawesi Barat tersebut.
Kapolresta Mamuju, AKBP Ferdyan Indra Fahmi, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel selama 24 jam penuh untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus mengantisipasi penumpukan kendaraan besar di sekitar SPBU Kalimamuju.
“Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, antrean truk dan bus di SPBU Kalimamuju kami alihkan ke beberapa SPBU lain seperti SPBU Simboro dan SPBU Simbuang,” ujar Ferdyan, Kamis (21/5/2025).
Sebelumnya, antrean kendaraan berat di lokasi tersebut kerap menyebabkan kemacetan panjang, terutama pada jam sibuk.
Bahkan, kondisi itu disebut mengganggu aktivitas warga dan membahayakan pengguna jalan lain karena kendaraan mengantre hingga ke badan jalan utama.
Sebagai langkah pengawasan, Polresta Mamuju juga mendirikan Pos Pantau di sekitar kawasan SPBU Kalimamuju.
Petugas disiagakan untuk memantau situasi lalu lintas serta mengatur kendaraan agar arus tetap terkendali.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Antrean panjang truk yang sebelumnya terlihat mengular kini sudah tidak tampak lagi.
Arus lalu lintas di jalur poros Mamuju kembali lancar dan aktivitas masyarakat berangsur normal.
Kapolresta menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar kemacetan serupa tidak kembali terjadi.
Ia juga meminta para sopir truk dan bus untuk mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
“Kami berharap seluruh pengendara tetap tertib mengikuti pengaturan yang telah diterapkan sehingga arus lalu lintas di wilayah Mamuju tetap aman dan lancar,” tutupnya. ***
Viral Tuduhan Polisi Bayar Warga untuk Palang Jalan di Dogiyai, Kapolres AKBP Dennis Arya Putra Bantah: Itu Hoaks dan Tak Ada Buktinya
Narasi pesan suara yang beredar di media sosial menyebut anggota Polri memberikan uang Rp300 ribu kepada pemuda di Kampung Ugapuga untuk aksi pemalangan. Kapolres menegaskan informasi tersebut tidak benar, tidak…
Sebanyak 186 kasus Curat, Curas, dan Curanmor tercatat sepanjang Januari–Juli 2026. Puluhan sepeda motor, senjata tajam, hingga barang elektronik hasil kejahatan diamankan sebagai barang bukti. Nabire, Taburanews.my.id – Polres Nabire…