Puncak, Taburanews.my.id — Di tengah situasi keamanan yang masih rawan akibat gangguan kelompok bersenjata di wilayah Papua Tengah, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 tampil dengan pendekatan berbeda.

Tak hanya bersiaga menjaga keamanan, aparat juga turun langsung menyapa warga dan berbagi makanan kepada masyarakat di Distrik Sinak, Rabu (6/5/2026).

Melalui patroli dialogis dan aksi humanis, personel Satgas Damai Cartenz menyusuri sejumlah titik pemukiman warga untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kehadiran aparat disambut hangat masyarakat, terutama anak-anak yang tampak antusias menerima makanan ringan dan bercengkerama bersama personel di lapangan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendekatan persuasif yang kini terus dikedepankan Satgas Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya di wilayah rawan gangguan kamtibmas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, operasi keamanan tidak semata-mata berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Selain penegakan hukum, kami juga mengedepankan pendekatan humanis sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat. Kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi atas kebutuhan sosial warga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga menegaskan, patroli dialogis akan terus diperkuat sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kami terus mendorong personel di lapangan untuk aktif berinteraksi dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini dan dicegah sebelum berkembang,” katanya.

Satgas Ops Damai Cartenz memastikan kegiatan sosial dan patroli humanis akan terus dilakukan secara berkelanjutan di sejumlah wilayah rawan di Papua Tengah.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua. ***

Penulis: AFZ
Editor : Tim Redaksi