Puncak, Taburanews.my.id — Operasi Damai Cartenz 2026 terus mempertegas pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.
Pada Jumat (1/5), personel Satgas Tindak turun langsung ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, menggelar patroli jalan kaki, mengamankan pelaksanaan salat Jumat, hingga melakukan pemantauan udara menggunakan drone.
Langkah ini difokuskan pada sejumlah titik vital seperti kawasan sekolah menengah pertama (SMP), pasar tradisional, serta Masjid Ar Rochim.

Kehadiran aparat tak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat melalui patroli dialogis yang menyentuh langsung warga.
Situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali sepanjang kegiatan berlangsung.
Warga pun merespons positif kehadiran personel yang dinilai memberi rasa tenang, khususnya saat pelaksanaan ibadah berlangsung.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa strategi yang diterapkan mengedepankan pendekatan persuasif dan membangun kepercayaan publik.
Ia menyebut kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan aktivitas berjalan tanpa gangguan.
Senada, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyatakan bahwa patroli berjalan kaki menjadi langkah konkret dalam menciptakan situasi kondusif.
Ia menilai respons masyarakat yang positif menjadi indikator bahwa kehadiran aparat benar-benar dirasakan manfaatnya.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi keamanan di Distrik Sinak tetap stabil. Apresiasi dari masyarakat pun mengalir, mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap aparat di tengah dinamika wilayah.
Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan dialogis dan sinergi bersama masyarakat, demi menjaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif. ***
Penulis: AFZ
Editor : Tim Redaksi

