Nabire, Taburanews.my.id — Praktik perjudian jenis togel di Kabupaten Nabire kian mengkhawatirkan. Aktivitas ilegal ini bahkan terkesan berlangsung tanpa rasa takut, beroperasi secara terbuka di berbagai titik strategis.

Kondisi tersebut memicu keprihatinan publik sekaligus desakan kuat agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas dan menyeluruh.

Berdasarkan pantauan di lapangan, transaksi jual beli angka togel kini menyebar luas dan mudah ditemui.

Salah satu titik paling mencolok berada di Terminal Oyehe, yang diduga menjadi pusat aktivitas para bandar dan pengecer.

Di lokasi ini, praktik berlangsung terang-terangan tanpa hambatan berarti.

Tak hanya di terminal, aktivitas serupa juga ditemukan di sejumlah kawasan lain, seperti area belakang pertokoan, Karang Tumaritis (Jalan Agobay), Girimulyo (Jalan Jayaraya), Wonorejo, hingga Siriwini. Bahkan, praktik ini merambah ke Pasar Karang, Samabusa, dan wilayah Nabire Barat.

Ironisnya, ruang-ruang publik yang semestinya aman justru berubah menjadi lokasi aktivitas melanggar hukum.

Lebih jauh, praktik togel di Nabire diduga tidak berjalan secara sporadis, melainkan terorganisir dan terstruktur.

Sejumlah sumber menyebut adanya penguasaan wilayah oleh kelompok tertentu yang mengatur jalannya operasi.

“Yang lain tidak boleh berjualan. Ada oknum berinisial RD yang disebut-sebut sebagai tangan kanan bandar besar. Hanya jaringan mereka yang diizinkan beroperasi,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Informasi ini menguatkan dugaan adanya sistem monopoli yang kemungkinan dilindungi oleh pihak tertentu.

Meski sebelumnya sempat beredar kabar bahwa aktivitas togel telah ditutup, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya, praktik ini tetap berlangsung dan bahkan semakin berkembang.

Dokumentasi yang beredar juga memperlihatkan aktivitas transaksi berjalan lancar di kios-kios dan ruko permanen tanpa gangguan, seolah tidak tersentuh hukum.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat mendesak Kapolda Papua Tengah dan jajaran Polres Nabire untuk segera mengambil langkah konkret.

Penindakan diminta tidak berhenti pada pelaku kecil, tetapi harus mampu mengungkap dan memutus jaringan hingga ke bandar utama.

Publik juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang bersih, transparan, dan konsisten.

Tidak boleh ada praktik tebang pilih yang justru memperburuk kepercayaan masyarakat.

Penindakan tegas dinilai mendesak untuk mencegah dampak sosial yang lebih luas akibat maraknya perjudian di wilayah tersebut. ***

Penulis: FN.
Editor : Tim Redaksi.