Kigamani, Taburanews.my.id — Upaya meredam ketegangan di Kabupaten Dogiyai mulai menunjukkan titik terang. Personel gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membangun komunikasi langsung dengan masyarakat, yang berujung pada kesepakatan penting dari kalangan pemuda setempat.
Pertemuan berlangsung di Kampung Ekemanida, Kamis (2/4/2026), di sela patroli cipta kondisi yang digelar aparat gabungan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw, menyampaikan pernyataan sikap para pemuda.

Ia mengungkapkan, para pemuda telah sepakat membuka kembali akses jalan utama yang sebelumnya sempat terhambat. Mereka juga menyatakan menarik diri dari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pemuda juga menyatakan kesiapan untuk berdamai dengan aparat keamanan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Dogiyai,” ujar Yuliten.
Meski demikian, para pemuda turut menyampaikan sejumlah harapan. Mereka meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan mengusut secara tuntas kasus penganiayaan yang terjadi sebelumnya, serta melakukan evaluasi terhadap penambahan personel dari luar daerah.
Langkah komunikasi yang dibangun ini dinilai menjadi sinyal positif dalam meredam potensi konflik sekaligus memperkuat kepercayaan antara masyarakat dan aparat.
TNI-Polri bersama pemerintah daerah menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Dogiyai. ***

