Nabire, Taburanews.my.id — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran strategis Lanal Nabire sebagai pangkalan sekaligus pusat pembinaan dan pelatihan prajurit TNI AL.
Dirinya resmi menjabat sebagai Danlanal Nabire sejak 20 Maret 2026. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa seluruh program kerja akan dijalankan secara optimal, dengan fokus pada pembinaan personel, pemeliharaan material, serta kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Pembinaan personel menjadi prioritas utama, baik untuk pendidikan maupun peningkatan profesionalisme. Selain itu, pembinaan material serta pemeliharaan alutsista harus terus dilakukan agar selalu siap digunakan dalam mendukung tugas operasi,” tegasnya.
Menghadapi kondisi wilayah Nabire yang memiliki potensi kerawanan, Lanal Nabire juga terus mengintensifkan langkah pengamanan melalui patroli rutin, baik di darat maupun di laut. Penjagaan markas komando turut diperketat guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.
Dalam pelaksanaan tugas, Danlanal menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi. Koordinasi aktif dilakukan bersama TNI, Polri, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan seluruh program berjalan selaras.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan Korem, Polda, Polres, dan Forkopimda menjadi kunci agar pelaksanaan tugas berjalan sejalan dan efektif,” ujarnya, kepada media di ruang kerjannya, Mako Lanal Nabire, Kamis (2/4/2026).
Ke depan, Lanal Nabire juga merencanakan pengembangan fasilitas dengan pembangunan markas komando (mako) baru yang saat ini masih dalam proses perencanaan.
Terkait beredarnya video viral yang menyudutkan institusi, Danlanal memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Setelah dilakukan pengecekan internal, video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Setelah kami lakukan pemeriksaan, kejadian tersebut tidak pernah terjadi. Indikasi kuat video tersebut merupakan hasil rekayasa AI,” jelasnya.
Sebagai langkah tegas, pihak Lanal telah melakukan klarifikasi resmi sekaligus melaporkan akun penyebar video tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Ini penting untuk meluruskan informasi sekaligus menjaga nama baik institusi. Proses hukum selanjutnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” pungkasnya. ***

