Nabire, Taburanews.my.id – Ketua Yayasan ABJ, Yeni Derek, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tim Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Nabire di Dapur SPPG Kalisusu 002, Sabtu (28/3/2026). Sidak ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan dapur sebelum kembali beroperasi.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Satgas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional dapur, mulai dari ruang penerimaan bahan makanan, ruang persiapan, ruang produksi, hingga ruang pemorsian. Selain itu, sistem distribusi, kendaraan operasional, serta area pencucian ompreng turut menjadi fokus evaluasi.

Hasil sidak menunjukkan bahwa standar kebersihan dan higienitas telah terpenuhi. Seluruh ompreng dilaporkan telah dicuci menggunakan air panas, dikeringkan dengan mesin, dan disusun secara rapi. Kondisi gudang basah maupun gudang kering juga dinilai dalam keadaan baik serta sesuai standar kelayakan.

Dari sisi pengelolaan limbah, dapur ini telah dilengkapi dengan alat penyaring lemak serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tertanam di dalam tanah, sehingga dinilai aman dan ramah lingkungan.

Ketua Tim Satgas MBG Nabire, Yasor Sawo, menyampaikan secara resmi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, Dapur SPPG Kalisusu 002 dinyatakan layak dan siap kembali beroperasi mulai Selasa mendatang.

“Seluruh aspek sudah kami cek, mulai dari kebersihan, sistem produksi, hingga pengelolaan limbah. Hasilnya, dapur ini memenuhi standar operasional dan siap digunakan kembali,” ujarnya.

Sidak ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Ketua Korwil Kabupaten Nabire Marsel Asyeren, sejumlah kepala dinas terkait, tim kesehatan lingkungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, serta jajaran Satgas MBG lainnya.

Pengumuman hasil sidak tersebut disambut antusias oleh para relawan dan pekerja dapur MBG. Tepuk tangan meriah menggema sebagai bentuk rasa syukur sekaligus semangat untuk kembali memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ketua Yayasan ABJ, Yeni Derek, menilai kegiatan sidak ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas layanan program MBG.

Ia berharap, dengan dinyatakannya dapur layak beroperasi, seluruh tim dapat terus menjaga standar kebersihan, kedisiplinan, serta kualitas produksi makanan.

Adapun sejumlah arahan juga ditekankan kepada seluruh tim dapur, di antaranya menjaga higienitas area kerja, menggunakan alat pelindung diri (APD), memastikan kualitas bahan makanan, menjaga standar proses produksi, serta meningkatkan koordinasi antar tim.

Dengan kesiapan tersebut, Dapur SPPG Kalisusu 002 diharapkan mampu kembali berkontribusi optimal dalam menyukseskan Program MBG di Kabupaten Nabire, sekaligus memberikan layanan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat. (FN)