NABIRE, Taburanews.my.id — Mengantisipasi lonjakan pengunjung sekaligus ancaman cuaca ekstrem selama libur Lebaran, Polda Papua Tengah memperketat pengamanan di sejumlah destinasi wisata pantai di Kabupaten Nabire.

Direktur Karo Ops Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Adnan Ratmoro, mewakili Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan delapan titik wisata yang menjadi fokus pengamanan.

Beberapa di antaranya meliputi Pantai Nabire, Pantai Gedu, Pantai Budi, Pantai Erari, hingga Pantai Pelangi yang diprediksi dipadati wisatawan.

“Fokus pengamanan kami berada di kawasan pantai, karena menjadi destinasi favorit masyarakat selama libur Lebaran,” ujar Adnan, kepada awak media, Selasa (24/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Zoom Meeting monitoring dan analisa evaluasi (anev) situasi kamtibmas selama masa liburan, yang digelar Mabes Polri dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari Bali.

Untuk memastikan keamanan tetap terjaga, Polda Papua Tengah mengerahkan dua regu patroli yang bergerak secara bergantian menggunakan kendaraan truk dan double cabin, guna menjangkau seluruh titik wisata secara maksimal.

Tak hanya itu, pengamanan juga diperkuat melalui pengoperasian 32 pos yang terdiri atas 14 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan 8 pos terpadu. Pos-pos tersebut disiagakan untuk mengawal arus mudik dan arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 26 hingga 28 Maret.

Langkah ini juga menjadi bagian dari evaluasi nasional pengamanan Lebaran yang dipantau melalui Command Center, guna memastikan kesiapan seluruh jajaran di daerah.

Di sisi lain, Adnan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang pasang yang dapat membahayakan keselamatan, khususnya di kawasan pesisir.

“Kami mengimbau pengunjung agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan dari pengelola, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor, dengan mengingatkan masyarakat agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan dan diawasi.

Bagi wisatawan yang beraktivitas di laut, seperti berenang, diminta untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama, apalagi dalam situasi cuaca yang kurang bersahabat,” ujar Adnan menegaskan. (FN)