Mimika, Taburanews.my.id – Duel panas semifinal Liga 4 PSSI Papua Tengah menghadirkan drama sengit. Persipuncak Cartenz akhirnya memastikan tiket ke partai puncak setelah menumbangkan Persido Dogiyai dengan skor tipis 2–1 di Stadion Wania SP4, Kabupaten Mimika, Senin (16/3/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka.

Tempo tinggi dan jual beli serangan mewarnai pertandingan, menandakan ambisi besar dari masing-masing tim untuk mengamankan satu tiket menuju grand final.

Namun hingga peluit panjang berbunyi, Persipuncak Cartenz mampu menjaga keunggulan. Skor 2–1 pun bertahan hingga akhir laga dan memastikan tim asal Kabupaten Puncak melangkah ke partai puncak.

Kemenangan tersebut disaksikan langsung oleh Elvis Tabuni, Bupati Puncak, yang hadir memberi dukungan penuh dari tribun stadion. Kehadiran orang nomor satu di Puncak itu menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain Persipuncak Cartenz di lapangan.

Usai pertandingan, Elvis Tabuni mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tim kebanggaan masyarakat Puncak melangkah ke final.

“Kami bersyukur kepada Tuhan atas kemenangan di semifinal ini. Anak-anak sudah berjuang sangat baik dan menunjukkan semangat luar biasa,” ujarnya.

Sebagai pembina tim, ia mengaku sejak awal memiliki keyakinan bahwa Persipuncak Cartenz mampu melangkah jauh hingga meraih gelar juara.

“Saya sudah membayangkan sejak awal bahwa piala Liga 4 Papua Tengah ini akan kembali ke Ilaga. Semua perjuangan tim ini kami serahkan kepada Tuhan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pemain agar tetap menjaga sikap dan nama baik daerah menjelang laga puncak.

“Saya minta semua pemain menahan diri dan tidak membuat gerakan tambahan yang dapat merugikan tim. Jaga nama baik Kabupaten Puncak,” pesannya.

Sementara itu, Manajer tim Persipuncak Cartenz, Keril Tabuni, menilai kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih.

“Kemenangan hari ini kami percaya terjadi atas kehendak Tuhan. Semua pemain sudah bekerja keras di lapangan,” katanya.

Meski begitu, ia memilih tidak terlalu banyak menjanjikan hasil menjelang partai final.

“Kami tidak bisa menjanjikan banyak kepada Bapak Bupati untuk pertandingan besok. Semua kami serahkan kepada Tuhan,” tambahnya.

Di sisi lain, pelatih kepala Persipuncak Cartenz, Masco Kiwak, langsung mengalihkan fokus tim ke laga penentuan.

“Yang paling penting sekarang adalah menjaga kondisi dan stamina. Besok kita akan bermain di grand final, jadi semua pemain harus benar-benar siap,” ujarnya.

Ia juga meminta para pemain menyingkirkan hal-hal di luar pertandingan agar konsentrasi tim tetap terjaga.

“Fokus saja pada pertandingan besok. Hal-hal lain tolong dilewatkan dulu,” tegasnya.

Dengan kemenangan ini, Persipuncak Cartenz raih satu tiket Grandfinal menuju tahta juara Liga 4 PSSI Papua Tengah. (FN).