Nabire, Taburanews.my.id — Dapur SPPG Kalisusu 002 memperketat proses pemilahan buah dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan setiap makanan yang diterima siswa benar-benar aman, segar, dan berkualitas.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas menu MBG, khususnya pada penyediaan buah-buahan yang menjadi sumber penting vitamin dan mineral bagi para siswa penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, dapur SPPG Kalisusu 002 menyediakan beragam buah segar.

Selain buah hasil petani lokal seperti pisang, jeruk, salak, semangka, melon, dan pepaya, dapur MBG juga melengkapi menu dengan buah yang didatangkan dari luar daerah, di antaranya apel, kelengkeng, anggur, dan pir.
Keberagaman jenis buah tersebut dihadirkan untuk memberikan variasi menu sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi secara lebih optimal.
Sebelum buah-buahan tersebut dibagikan kepada para siswa, tim dapur SPPG Kalisusu 002 terlebih dahulu melakukan proses sortir secara teliti.
Buah yang mengalami kerusakan, kualitasnya menurun, atau tidak layak konsumsi akan dipisahkan agar tidak masuk dalam paket makanan yang didistribusikan ke sekolah.
Proses pemilahan ini menjadi bagian dari penerapan standar operasional prosedur (SOP) di dapur MBG guna menjamin kualitas dan keamanan makanan bagi para penerima manfaat.
Mitra SPPG Kalisusu 002, Yeni, menegaskan bahwa ketelitian dalam setiap tahapan pengolahan makanan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan para siswa.
“Bagi kami, setiap buah yang dibagikan kepada anak-anak bukan sekadar makanan, tetapi juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan mereka mendapatkan gizi yang terbaik,” ujarnya, kepada awak media via seluler, Sabtu (14/3/2026).
Melalui pengawasan yang ketat dalam proses penyediaan buah, SPPG Kalisusu 002 berharap para siswa dapat menikmati buah-buahan yang segar sekaligus memperoleh manfaat gizi yang mendukung kesehatan serta tumbuh kembang mereka. (FN).

