Nabire, Taburanews.my.id — Aparat gabungan Satlantas Polres Nabire, Polisi Militer (POM) TNI-AD dan Dinas Perhubungan menggelar Operasi Keselamatan Noken 2026 di sejumlah titik rawan dan padat lalu lintas di Kota Nabire, Senin (2/2/2026) sore.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIT hingga 17.30 WIT itu menyasar empat titik strategis, yakni Traffic Light Pantai Nabire, Traffic Light Cendrawasih, Traffic Light Kusuma, serta kawasan Tugu Nabire Hebat. Sejumlah pengendara tampak dihentikan untuk pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Operasi keselamatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Nabire IPTU Exaudio P. Raja Hasibuan, S.TrK., M.H. Pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), dan roda enam (R6).

Polisi menegaskan, operasi ini digelar sebagai respons atas masih tingginya potensi pelanggaran lalu lintas yang dapat berujung pada kecelakaan di wilayah Kota Nabire.

Hasil sementara, petugas menindak dua pelanggar lalu lintas melalui tilang dengan barang bukti dua unit kendaraan roda empat. Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda enam tidak ditemukan melakukan pelanggaran, serta tidak ada surat kendaraan yang diamankan.

Operasi Keselamatan Noken 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan lintas instansi. Aparat memastikan operasi akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai titik kota.

Polisi pun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, selalu mematuhi aturan lalu lintas, dan melengkapi dokumen kendaraan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (JN).