Pelaku tabrak lari melaju dari arah Palu dan meninggalkan korban tanpa pertolongan. Rekaman CCTV mengantar polisi memburu kendaraan hingga Polewali Mandar.

Mamuju, Taburanews.my.id — Suasana subuh di Jalan Poros Mamuju–Kalukku, Sulawesi Barat, berubah mencekam. Seorang pensiunan perwira Polri, AKP (Purn) Muh Said, tewas setelah ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil pick up yang langsung melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah korban menunaikan salat subuh, Rabu, 4 Februari 2026, di Kilometer 5 kawasan Kalubibing, Kabupaten Mamuju.

Benturan keras membuat korban tergeletak di badan jalan dalam kondisi kritis. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Mamuju.

Namun, luka serius yang diderita membuat nyawa Muh Said tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia beberapa saat setelah mendapatkan penanganan medis.

Kanit Laka Satlantas Polresta Mamuju, Ipda Ahmad ML, mengatakan hasil penyelidikan awal mengungkap korban ditabrak oleh mobil pick up berwarna hitam yang melaju dari arah Palu menuju Mamuju.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, kendaraan tersebut menghantam korban dari arah belakang sebelum melaju kencang meninggalkan tempat kejadian.

“Pengemudi tidak berhenti dan tidak memberikan pertolongan kepada korban,” kata Ipda Ahmad.

Menindaklanjuti peristiwa itu, Unit Laka Satlantas Polresta Mamuju segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga menelusuri jalur pelarian kendaraan dengan memanfaatkan rekaman CCTV serta informasi dari masyarakat di sepanjang jalur poros.

Jejak kendaraan tersebut akhirnya mengarah keluar wilayah Kabupaten Mamuju. Melalui koordinasi lintas wilayah dengan Polres Polewali Mandar, aparat kepolisian berhasil melacak dan mengamankan terduga pelaku beserta kendaraan yang digunakan di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Ipda Ahmad menyebutkan, terduga pelaku telah diamankan bersama kendaraan yang diduga kuat digunakan dalam peristiwa tabrak lari tersebut.

“Saat ini terduga pelaku dan kendaraan telah dijemput oleh personel Unit Laka Polresta Mamuju dan sedang dalam perjalanan menuju Mamuju untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kasus tabrak lari yang menewaskan pensiunan perwira Polri itu kini resmi ditangani Satlantas Polresta Mamuju.

Penyidik masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk kecepatan kendaraan, kondisi lalu lintas saat subuh, serta unsur kelalaian pengemudi, untuk menentukan sangkaan pidana yang akan dikenakan. (FN).