Manokwari, Taburanews.my.id — Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di level pejabat utama Mabes Polri dan kepala kepolisian daerah. Kapolri memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jumat (30/1/2026).

Pergantian ini mencakup sejumlah posisi strategis, termasuk pimpinan Polda Papua Barat dan Sumatera Selatan.
Rotasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99 tertanggal 15 Januari 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.
Dalam sertijab itu, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko resmi menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Ia sebelumnya menjabat Wakil Kalemdiklat Polri.
Sementara posisi Wakil Kalemdiklat kini diisi oleh Irjen Pol Andi Rian yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Selatan.
Di Sumatera Selatan, Kapolri menunjuk Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho sebagai Kapolda baru. Sandi sebelumnya menjabat Kepala Divisi Humas Polri.
Jabatan Kadiv Humas Polri selanjutnya diserahterimakan kepada Irjen Pol Johnny Eddizon Isir yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat.
Pergantian pimpinan juga terjadi di wilayah Indonesia timur. Brigjen Pol Alfred Papare dilantik sebagai Kapolda Papua Barat. Ia menggantikan Johnny Eddizon Isir dan sebelumnya menjabat Kapolda Papua Tengah.
Sementara jabatan Kapolda Papua Tengah kini diemban oleh Kombes Pol Jeremias Rontini yang sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua.
Selain jabatan kewilayahan, Kapolri turut merotasi sejumlah posisi di Mabes Polri. Jabatan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri kini dijabat oleh Kombes Pol Abas Basuni, menggantikan Brigjen Pol Bagas Uji Nugroho.
Sementara jabatan Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri diemban oleh Kombes Pol Yudi Arkara yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengamanan dan Pengawalan.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Ia menyebut jajaran Polda Papua Barat siap mendukung kebijakan dan program kerja Kapolda yang baru.
“Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat soliditas internal serta meningkatkan profesionalisme dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Benny.
Rotasi pejabat ini menjadi bagian dari pola mutasi rutin Polri yang menyasar lintas fungsi, mulai dari pendidikan, komunikasi publik, hingga komando kewilayahan.
Pergantian pimpinan di Papua Barat juga berlangsung di tengah tantangan keamanan dan tuntutan publik terhadap kinerja kepolisian di daerah tersebut. (JN).

