Nabire, Taburanews.my.id — Di tengah pelaksanaan Operasi Keselamatan Noken 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire menggelar program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dengan menyasar siswa taman kanak-kanak sebagai bagian dari strategi edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung di TK Kamala Bhayangkari, Jumat (13/2), digelar sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WIT. Program tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas IPTU Exaudio P.R. Hasibuan dan diwakili Kanit Kamsel AIPDA Matrix Wemay.
Dalam kegiatan itu, aparat memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang di zebra cross, hingga pentingnya penggunaan helm. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai larangan berkendara bagi yang belum cukup umur.
Tak berhenti pada aspek lalu lintas, petugas turut menyisipkan edukasi pembentukan karakter. Materi yang disampaikan mencakup disiplin di lingkungan sekolah dan jalan raya, pencegahan perundungan (bullying), serta penanaman nilai moral dan sosial.
Program Polisi Sahabat Anak sendiri merupakan pendekatan preventif Polri untuk membangun citra humanis kepolisian sekaligus memperluas basis kesadaran hukum dari kelompok usia paling muda. Dalam suasana interaktif, siswa diperkenalkan dengan profesi kepolisian, mulai dari seragam hingga tugas-tugas dasar polisi.
Satlantas Polres Nabire menyebut pendekatan edukasi sejak dini dinilai efektif membentuk budaya tertib berlalu lintas dalam jangka panjang, terutama di wilayah yang masih menghadapi tantangan kepatuhan pengguna jalan.
Kegiatan berakhir pukul 10.15 WIT dalam kondisi aman dan tertib. Arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar.
Operasi Keselamatan Noken 2026 sendiri merupakan agenda rutin kepolisian yang berfokus pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Papua.

