Nabire, Taburanews.my.id — Ketua DPRK Nabire, Nancy Worabai, menegaskan agar pokok-pokok pikiran (pokir) DPRK benar-benar diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Ia mengingatkan agar aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRK tidak berhenti di tingkat distrik atau forum perencanaan saja.
Pernyataan itu disampaikan Nancy dalam forum perangkat daerah yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Nabire, membahas sinkronisasi program pembangunan daerah.

Menurutnya, pokir DPRK bukan sekadar usulan formal, melainkan hasil dari kerja langsung para anggota dewan yang turun menyerap aspirasi masyarakat hingga ke kampung-kampung.
“Pokok pikiran ini bukan kami ambil secara sembarangan. DPRK turun langsung sampai ke kampung-kampung dan menerima aspirasi masyarakat di sana,” kata Nancy, dalam sambutannya. Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, seluruh 31 anggota DPRK Nabire telah turun ke distrik-distrik untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian dirumuskan menjadi pokok pikiran DPRK untuk diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Nancy menekankan pentingnya sinergi antara hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat distrik, program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRK.
Ia juga mengingatkan para kepala distrik agar memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diteruskan dalam proses perencanaan pembangunan.
“Kami semua anggota DPRK sudah turun langsung ke distrik-distrik. Karena itu kami berharap apa yang masyarakat sampaikan dapat diteruskan dalam Musrenbang maupun forum perangkat daerah ini,” ujarnya.
Nancy mengaku tidak ingin aspirasi masyarakat yang sudah dihimpun DPRK justru berhenti atau hilang dalam proses birokrasi perencanaan.
“Jangan sampai apa yang masyarakat sampaikan itu berhenti di suatu tempat atau menggantung di mana, kita tidak tahu. Forum ini harus jadi tempat untuk menyinkronkan semua usulan,” katanya.
Ia berharap forum perangkat daerah dapat menjadi ruang untuk menyatukan seluruh usulan pembangunan, baik yang berasal dari DPRK maupun dari pemerintah distrik, sehingga program pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat kampung.
Menutup pernyataannya, Nancy atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRK Nabire menyampaikan dukungan atas pelaksanaan forum perangkat daerah serta berharap seluruh pihak menjalankan perannya secara optimal dalam merumuskan program pembangunan tahun 2026. (FN).

