Nasabah mengaku dipaksa antre, sementara orang lain tanpa nomor justru dilayani lebih dulu
Nabire, Taburanews.my.id — Pengalaman kurang menyenangkan dialami seorang nasabah berinisial “R” saat mengurus keperluan di Bank Papua pada Jumat pagi (27/3/2026). Dalam kondisi terburu-buru karena harus mengejar penerbangan, ia justru menghadapi pelayanan yang dinilai tidak responsif dan terkesan pilih kasih.
Menurut penuturan “R”, dirinya telah mengikuti prosedur dengan mengambil nomor antrean setibanya di bank. Namun, ketika mencoba menjelaskan kondisi mendesaknya kepada petugas customer service, ia tidak mendapatkan solusi.

“Saya sudah sampaikan kalau saya harus segera ke bandara, tapi hanya diminta tetap menunggu antrean tanpa ada empati atau alternatif,” ungkapnya, kepada media.
Situasi tersebut semakin mengecewakan ketika tak lama kemudian, seorang nasabah lain datang tanpa mengambil nomor antrean, langsung duduk di depan petugas, dan dilayani lebih dulu.
“Kejadian itu membuat saya bertanya-tanya, apakah pelayanan di sini memang membedakan nasabah?” tambahnya.
Peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap standar pelayanan di lembaga perbankan daerah tersebut. Sebagai institusi yang melayani publik, prinsip keadilan dan profesionalisme dinilai menjadi hal mendasar yang harus dijaga.
Pengamat pelayanan publik menilai, dalam kondisi tertentu seperti keadaan darurat, petugas seharusnya dapat mengambil kebijakan yang tetap mengedepankan sisi kemanusiaan tanpa harus mengabaikan sistem antrean.
“Fleksibilitas itu penting. Sistem harus jalan, tapi empati juga tidak boleh hilang,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Nasabah “R” berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen Bank Papua agar ke depan pelayanan dapat lebih adil dan tidak menimbulkan kesan diskriminatif.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah dari petugas serta adanya kebijakan khusus bagi nasabah dalam kondisi mendesak.
“Harapan saya sederhana, semua nasabah diperlakukan sama dan dihargai. Jangan sampai ada yang merasa diperlakukan berbeda,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank Papua terkait insiden tersebut. (FN)

