Nabire, Taburanews.my.id — Suasana kawasan ketahanan pangan Yonif TP 804/DBAY di Nabire, Sabtu (14/2/2026), berubah menjadi ruang belajar terbuka yang penuh keceriaan.

Puluhan siswa TK Yayasan Kartika Jaya mengikuti kegiatan outing class dengan mengenal langsung dunia pertanian dan peternakan.

Didampingi guru dan orang tua, para siswa berkeliling area peternakan dan pertanian dengan panduan Danki Kompi Peternakan, Letda Inf Chairul.

Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual agar anak-anak memahami asal-usul bahan pangan yang sehari-hari mereka konsumsi.

Kunjungan diawali dari kolam lele. Anak-anak tampak antusias saat memberi pakan ikan.

Dalam kesempatan itu, mereka mendapat penjelasan sederhana mengenai proses pertumbuhan dan cara berkembang biak ikan.

Rombongan kemudian menuju kandang kambing dan sapi. Selain memberi pakan, siswa diperkenalkan pada jenis makanan ternak, proses perkembangbiakan, serta produksi susu sapi. Interaksi langsung tersebut menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar anak.

Keceriaan semakin terlihat ketika mereka memasuki kandang bebek dan ayam. Dengan pendampingan prajurit, siswa berkesempatan memanen telur secara langsung. Pengalaman ini memberi gambaran nyata tentang proses produksi telur sebelum sampai ke meja makan.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengenal tanaman padi dan cabai di lahan pertanian. Anak-anak mendapat penjelasan mengenai tahapan menanam, merawat, hingga masa panen.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung aman dan tertib. Penyampaian materi dengan bahasa yang sederhana membuat anak-anak lebih mudah memahami sekaligus menikmati proses belajar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Yonif TP 804/DBAY terhadap pendidikan luar kelas sekaligus upaya menanamkan nilai cinta lingkungan, kemandirian, dan pemahaman tentang ketahanan pangan sejak usia dini.

Melalui pengalaman langsung, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya sektor pertanian dan peternakan bagi kehidupan masyarakat. (FN).